Sabtu Pintar : Kocek Tebal Dari Digital

11/13/2017 08:11:00 PM

Pernahkah kalian berpikir kalau terlalu banyak menghabiskan waktu di media sosial? Merasa tidak dapat berpisah dengan gadget?


Eksistensi media sosial memang sedikit banyak mempengaruhi cara hidup kita, terlebih cara pandang kita terhadap sesuatu. Eitss, tapi hal ini tidak melulu tentang sisi buruk dari media sosial ya. Seperti Sabtu lalu, aku #jenjalanwiken ke Fun Labs Indonesia, coworking space baru yang berada di Jl. Setia Budi No. 464 B-C, Tj. Sari, Medan Selayang ini mengadakan Sabtu Pintar, sesi sharing bareng anak muda kece Medan, mengangkat tema "Kocek Tebal Dari Digital", and we're ready to be next digital creator.


Menghasilkan pundi-pundi pendapatan dari hobi kita memanglah menyenangkan sekaligus membanggakan, tetapi ini bukanlah perkara mudah, begitulah yang tersirat dari pemaparan para speaker Sabtu Pintar kali itu.

Sabtu siang yang terik itu, sepulang kerja aku pun langsung bergegas menuju Fun Labs Indonesia, letaknya yang cukup strategis di persimpangan Setia Budi-Ringroad memudahkanku menemukan tempat ini. Aku pun memasuki bangunan dua ruko yang di-merge ini, disambut oleh kakak petugas registrasi, menyebutkan namaku dan menandatangani daftar hadir. Memasuki tempat ini memang sangat terasa sekali suasana bangunan barunya, ceiling-nya masih atau dibiarkan terbuka, dengan tekstur semen. Meski tidak ber-AC dan cuaca di luar panas banget, tetapi disini suasananya adem mungkin karena ceiling yang cukup tinggi dan dilengkapi dengan kipas angin lumayan banyak. Stage-nya kece, terkesan santai dan bertujuan mendekatkan pemateri dengan audiens.

Aku menghamburkan pandangan ke seluruh venue, sepertinya akulah orang yang paling bersemangat dan datang paling awal, orang-orang lain disitu kukira panitia karena seperti sedang sibuk dengan persiapan-persiapan pendukung acara. Aku duduk di samping seorang laki-laki, mengucapkan salam dan kuperkenalkan diriku, dan setelah acara di mulai aku baru tahu bahwa dia adalah Bang Jo Sinaga. Siapakah Bang Jo dan kenapa dia jadi pemateri di acara ini? Nanti kita cerita-cerita lebih lanjut ya setelah adzan Maghrib. Gak deng!

Acara yang sedikit tidak tepat waktu ini (maaf, memang Indonesia sekali) dibuka oleh seorang moderator, belakang aku baru tahu namanya Bang Jimmy--bukan karena Abang ini kurang terkenal tapi karena aku yang kurang gahhul, hiks--yang adalah founder Fun Labs Indonesia sendiri. Bang Jimmy menjelaskan sekilas tentang perjalanan Fun Labs Indonesia, yang berawal dari sebuah sharing club yang bernama Fun Talk Indonesia, dimana mereka merasa perlu adanya satu tempat permanen untuk memfasilitasi Fun Talk Indonesia ini dan sebagai wadah berkolaborasinya anak muda Medan, sesuai dengan misi Fun Talk Indonesia kali yeee?!

Sesi pertama diawali oleh seorang cowok bernama Bang Jo--bisa kalian kepo-in IG-nya di @josisinaga--yang awalnya hanya "sekedar" senang sekali jika di akun media sosialnya terjadi banyak interaksi oleh orang-orang hingga sekarang, dia menjadi seorang Instagram Buzzer dengan akun @anakkuliah yang memiliki lebih dari 324K followers. Menjadi seorang Instagram Buzzer yang hits seperti sekarang bukan dibangun dalam sebulan dua bulan, kenang Bang Jo.

Dia merintis akun anonim ini mulai dari nol tanpa membeli follower sama sekali. Gimana caranya bisa sampe segitu banyak followernya? Awalnya, dari kesenangan dia mem-follow orang-orang dan mendapat follow-back hingga voila! ribuan followers sekarang. Dia juga memberikan kiat-kiat agar akun kita di-follow oleh orang lain, yang saya ingat betul kita harus memiliki nama akun yang unik dan hampir mirip dengan akun public figure terkenal atau akun anonim lainnya yang sudah cukup terkenal. Dia juga membagi kiat-kiat agar akun kita tetap banyak terjadi interaksi sehingga memungkinkan untuk menjadi buzzer dan memulai bisnis di dalamnya.

Sesi kedua dibuka oleh seorang reporter Waspada--maaf, aku lupa namanya, dia menuturkan bahwa semangatnya dalam menulis secara tidak langsung dipengaruhi oleh narasumber kedua ini. Ya, narasumber ini seorang Travel & Lifestyle Blogger, namanya Mollyta Mochtar, biasa disapa Kak Molly.

Kakak ini menjelaskan suka duka selama ngeblog yang menurutnya sudah sedikit terlambat secara usia, tapi tekad yang gigih menuntun dia terus aktif dan menjadi se-hits sekarang. "Mulailah menulis. Apa saja.", kalimat yang aku ingat betul saat salah satu audiensi bertanya tentang apa yang harus dilakukan untuk menjadi seorang blogger. Dan konsistensi yang juga kunci dari suksesnya kita dalam dunia blogger.

Sesi terakhir ditutup oleh seorang Youtuber asal Medan, Ghandy November, yang terkenal karena video-video di channel youtube miliknya sering menyoroti keadaan jalanan kota Medan, dari kondisi jalan yang penuh lubang, banjir dimana-mana saat musim hujan, sampai macam rupa uniknya pengendara di jalanan kota Medan. Abang ini bilang, "Lakukanlah apa yang kita sukai, kalau dapat duit dari situ kan lumayan, itu bonus. Jangan ngelakuin apa-apa orientasinya langsung duit melulu."

Jadi, luruskan niat terlebih dahulu dalam melakukan hobi kita, kalaupun bisa mempertebal kocek itu bonus dari kerja keras.

You Might Also Like

0 komentar