30 Menit Naik Kereta Api Bandara (Railink) Medan Kualanamu

1/09/2018 10:18:00 AM

"Mengejar first flight, pagi-pagi buta masih ngantuk atau terpaksa harus nginap di bandara dari malam sebelumnya."
Ironi? Iya, pake banget.

Jarak Bandara Kualanamu yang cukup jauh dari pusat kota Medan membangkitkan kenangan lama akan Bandara Polonia, bandara kebanggan orang Medan pada zamannya. Sampai-sampai saya ingat sekali, di awal diresmikannya Bandara Kualanamu beredar meme bernada sarkastik tentang "kedekatan batin" orang Medan dengan bandara lama ini.
Meme gagal move-on Bandara Polonia. (Sumber : Unknown)
Namun, sisi baiknya yang telah matang-matang dipertimbangkan oleh pemerintah Provinsi Sumatera Utara adalah masalah keselamatan penerbangan dan daya tampung bandara yang juga berdampak pada dukungan untuk memaksimalkan potensi pariwisata Sumatera Utara sendiri. (berat kali cakapmu, pening kepalaku kau buat, kata orang Medan)
Kereta Api Bandara a.k.a Railink. (Sumber : IG @kabandara)
Kalau pengalaman saya pribadi sih ambil positifnya saja, toh saya jadi bisa menikmati 30 menit perjalanan dengan Kereta Api Bandara (red: Railink), salah satu moda transportasi yang terintegrasi ke Bandara Kualanamu. Saya selalu memilih opsi moda transportasi ini untuk melakukan perjalanan ke bandara dikarenakan kelebihannya dalam aspek waktu dan resiko macet. Dengan Railink hanya membutuhkan waktu kurang lebih 30 menit saja untuk sampai ke Bandara Kualanamu dengan nyaman tanpa memikirkan resiko terkena macet, ya taulah ya ini kereta kan pakai jalur nyogok orang dalam rel khusus yang memang diprioritaskan untuk kereta ini.

Jalur Rel Khusus. (Sumber : IG @kabandara)
Kenyamana moda transportasi yang diresmikan pertengahan 2013 ini memang tidak diragukan lagi, dari Stasiun Kereta Api Medan saja kita sudah dibedakan peron dan loket pembelian tiketnya dengan Kereta Api Reguler, dengan segala kemudahan transaksi pembelian tiket. Kabar baiknya lagi, pembangunan elevated track untuk Kereta Api Bandara ini diperkirakan akan segera rampung sehingga dapat meningkatkan traffic perjalanan dua kali lipat dari biasanya. Untuk jadwal railink dapat dilihat disini.
Pembangunan Elevated Track sepanjang 8 km. (Sumber : IG @kabandara)
Sampai saat ini, saya telah dua kali menikmati perjalanan dengan Railink, dengan segala fasilitasnya yang nyaman dan bersih, tapi untuk perginya doang sih karena untuk meminimalisir resiko telat check-in dan sebagainya, kalau pulangnya saya biasa naik Bus Kualanamu-Binjai, sampe depan simpang rumah. Alasan utama sih sebenarnya karena biaya naik Railink lebih besar daripada naik Bus, hiksss.... Tetapi ya itu tadi, fasilitas yang nyaman kan harus dirawat dengan biaya yang cukup besar juga makanya tiketnya jadi lebih mahal. Tiket dapat direservasi 30 hari sebelum keberangkatan dan waktu dapat disesuai dengan jadwal penerbanganmu disini.
Loket Tiket di Stasiun Medan. (Sumber : IG @kabandara)
Penumpang tiba di Stasiun Kualanamu, menuju Check-in Point. (Sumber : IG @kabandara)
Penumpang menuju Terminal Keberangkatan. (Sumber : IG @kabandara)
Harapan kedepannya sih, yang paling utama Railink bisa lebih murah dengan pelayanan yang tetap maksimal kerennya, semoga dengan elevated track nantinya lebih memangkas waktu lagi sehingga lebih efisien serta meningkatan pariwisata Sumatera Utara dan kita bisa melihat Sumatera Utara, Medan khususnya di tahun-tahun ke depan menjadi kota maju, impian yang selama ini orang Medan idamkan. Gas terosss....

You Might Also Like

0 komentar