Menyusuri Kenangan Masa Kecil Di XPANDER Tons of Real Happiness

10/25/2018 10:36:00 PM

Temanku, Kak Melon, dan suaminya, Mr. Gez yang berkebangsaan Inggris akan ikut merayakan The United Nation Day yang diselenggarakan di sekolah anak mereka, Medan Independent School, dengan membuka Booth Ireland. Akan ada booth lainnya dari berbagai negara. Mereka sendiri akan menyediakan Irish Soda Bread, roti soda khas Irlandia bagi para pengunjung booth mereka. Oh ya, ditambah dengan Beef Irish Stew sebagai cocolannya. Sounds yummy, right?
Kak Melon dan Mr. Gez di acara The UN Day.
"Honey, it smells nice, I want to having dinner bread you've made, please," menirukan permintaan suaminya.
"Baru juga sampe depan pintu, loh," cerita Kak Melon panjang lebar tentang antusias suaminya mencoba roti buatannya.

Mr. Gez bilang, aroma roti soda ini mengingatkannya akan masa kecilnya yang bahagia di kota kelahirannya, Slough, Berkshire, Inggris.

"Ibuku dulu sering membuatkan roti soda ini untuk kami, anaknya. And now, you made for me, I'm a lucky husband, Darling. Aku akan telepon dia sekarang," sambung Kak Melon masih menirukan aksen British suaminya.

Aroma roti soda buatan istrinya membawa dia kembali ke masa kecilnya, ke rumah yang disesaki aroma soda yang khas setiap ia pulang sekolah dulu. Jujur saja, aku terharu mendengar ceritanya. Menggali kenangan masa lalu, apalagi masa kecil yang bahagia lewat hal-hal sederhana memanglah sangat manis.

Menurut penelitian, setiap indra kita dapat menjadi reseptor dari pemantik kenangan masa lalu. Baik itu indra penglihat, pendengar, pengecap, maupun pencium, seperti yang terjadi pada Mr. Gez. Tapi, penciuman merupakan indra terkuat dalam memicu kenangan, menyimpan sekitar 35% dari memori. Sedangkan penglihatan hanya sekitar 5%. Dan bahkan, hawa dingin akibat hujan yang dirasakan indra peraba juga dapat memantik kenangan, biasa disebut "winter blues".
 

 


Buatku sendiri, aroma jarang membawaku ke kenangan. Kecuali satu hal, aroma khas tubuh nenekku. Beliau telah meninggal duabelas tahun lalu. Jejak aroma itu pun telah hilang dari ingatanku seiring dijualnya rumah yang menjadi tempat tinggal nenekku hingga akhir hayatnya.

Satu-satunya stimulus yang selalu sukses membawaku kepada kenangan masa kecilku adalah saat aku melihat taman bermain, atau dulu biasa kusebut pasar malam.

Saat aku kecil, di sekitar tempat tinggalku kerap kali diadakan "pasar malam", taman hiburan rakyat yang hanya ada di malam hari. Hingga sekarang, saat aku pergi ke taman bermain, aku selalu melihat diriku di sana, bocah kecil berusia 6 tahun yang riang bukan kepalang melihat komidi putar. Terkagum-kagum menatap megahnya warna-warni lampu bianglala.

Begitulah yang terjadi Sabtu lalu, saat aku menghadiri acara Mitsubishi Xpander: Tons of Real Happiness. Di kota Medan, acara ini merupakan event ke-lima dari rangkaian roadshow di sembilan kota di Indonesia. Berlangsung selama tiga hari di Lapangan Parkir Belakang Plaza Medan Fair, pada akhir pekan mulai 19-21 Oktober 2018. Selanjutnya acara ini akan hadir di Pekanbaru awal November mendatang.
Aku di acara Xpander Tons of Real Happiness
Acara ini juga mengingatkanku kepada Taman Ria, karena dahulu lokasi ini merupakan areal taman hiburan tersebut. Dulu, aku selalu berkunjung setiap selesai pembagian rapor SD, karena ada promo gratis biaya masuk untuk siswa dengan peringkat tiga besar di kelas. Gini-gini dulu aku juara kelas loh haha.

Event dalam bentuk taman hiburan keluarga ini bertujuan menunjukan keunggulan yang dimiliki oleh Mitsubishi Xpander sebagai satu-satunya Small MPV dengan fitur lengkap dan tenaga besar yang mampu menarik Carousel (komidi putar) yang merupakan ikon berton-ton kebahagiaan yang dibawa oleh Xpander bagi seluruh keluarga Indonesia. Acara ini gratis, kita cukup mendaftar di tonsofrealhappiness.com dan akan mendapatkan Web ID sebagai tiket masuk untuk maksimal 4 orang, jadi kita bisa bawa teman maupun keluarga kita.


Di event ini, kita dapat menikmati berbagai wahana hiburan seperti: Ferris Wheel (Bianglala), Carousel (Komidi Putar), Swing Carousel, 360 Photo Booth, Mini Xpander Park, Balloon Pool, Balloon Castle, dan banyak fun games lainnya. Karena batasan usia dan berat badan, aku hanya mencoba 4 wahana pertama saja.

Bocah kecil itu ada di sini. Kubiarkan dia menikmati semuanya. Menganga kagum melihat warna-warni lampu dari atas bianglala, tertawa bahagia di atas kuda komidi putar, dan girang dibawa terbang swing carousel.

Selayaknya taman hiburan pada umumnya, banyak spot-spot menarik yang dapat kita abadikan di sini. Tak hanya sekedar berfoto untuk disimpan sebagai kenangan pribadi, kita juga dapat ikut serta dalam kompetisi media sosial berhadiah "Post the Spot", dengan cara mengunggah foto terbaik kita di spot-spot favorit ke akun Instagram kita. Lumayanlah kalau  tiba-tiba rindu taman bermain, bisa lihat di feed Instagram kita. Dan jangan lupa tambahkan tagar #SpotFavoritToRH #TonsofRealHappiness dan #XPANDERToRH lalu tag/mention akun Instagram @mistubishimotorsid
Fotoku di #SpotFavoritToRH, sudah diunggah di Instagram @nastiwang


Saat berkeliling dari satu wahana ke wahana lain, aku juga berpapasan dengan Mas Dwi Sasono dan keluarga, termasuk istrinya, Mbak Widi Mulia.  Rupanya mereka turut hadir sebagai "Agent of Happiness" untuk berbagi kebahagian bersama masyarakat kota Medan. Tapi ya gitulah, karena aku gak terlalu antusias bertemu selebritas, aku cuma berlalu begitu aja tanpa satupun foto bersama mereka. Tapi, ini ada jugalah foto hasil jepretan temanku.

Keluarga Sasono sebagai Agent of Happiness
Puas bermain wahana---alasan tepat padahal karena mual setelah diputar-putar swing carousel, haha---aku dan temanku menjajal test-drive mobil Mitsubishi Xpander ini. Seperti biasa, aku cuma duduk manis di bangku penumpang karena belum bisa nyetir. Kami berdelapan di satu mobil, tapi masih cukup leluasa bergerak.

Kami diberi kesempatan dua kali putaran dan ditemani oleh seorang kru Mitsubishi, sebut saja BangKru, yang menjelaskan segala keunggulan dari mobil ini. Sebelum tancap gas. Kami heran, ada dua orang abang-abang memainkan gitar di dekat jendela supir. Rupanya ini untuk menguji senyap kabin dari kebisingan di luar mobil, itupun dijelaskan BangKru setelah melihat wajah bingung kami.

Ketika di dalam mobil yang nyaman ini, kami dipersilakan menyusun brick-uno sampai beberapa tingkat dan BangKru langsung menjelaskan hal ini dilakukan untuk menguji kestabilan mobil saat melaju di jalanan dengan guncangan yang kuat.

Setelah seharian berkeliling menikmati wahana, test-drive dan fun games lainnya. Malamnya, iya benar, kami seharian di sini mulai dari siang smpai malam. Kami menikmati alunan musik dari DJ Yasmin, lumayanlah bisa dugem gratisan. Setelah puas joget, kami pun beranjak pulang dengan membawa senyum serta berjuta kebahagian.

Di samping pintu keluar, aku melihat bocah kecil itu lagi, lalu aku mendekatinya. Dia berbisik, "See you when I see you," sambil melambaikan tangan lalu berlari ke dalam kerumunan.


Disclaimer:
Artikel ini diikutsertakan dalam Blog Competition Mitsubishi Xpander Tons of Real Happiness: Blogger Invasion Medan 2018, dengan nomor WEB ID : MPV6ZLE8


Foto : Dokumentasi Pribadi dan Panitia, Bang Dzul.

Video : Iklan Mitsubishi Xpander Tons of Real Happiness oleh Mitsubishi Motor Indonesia dan Hasil 360 Photo Booth dari tim penyelenggara.

Teks : Hardi Nasti-Wang


You Might Also Like

12 komentar

  1. Asik banget ya... Bisa main berbagai wahana seperti di Taman Ria. Aku juga teringat masa kecil yang main bianglala.

    BalasHapus
  2. Woh mantap har,,,, menang ini kayaknya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin, Kak, kau juara dua deh. 😊

      Hapus
  3. Balasan
    1. Bagus deh kalau menyentuh. Berarti pesanku sampe.

      Hapus
  4. Mantap kali tulisan abang ini, terutama soal pemantik kenangan. Betullah itu bang. Aku salah satu yg paling suka mengingat sesuatu dari aroma dan sentuhan. Masih ingat aku aroma baru mobil XPANDER yg kami test drive.. duh jd kepengen punyaa yg model Sport itu ������

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih. Ya kan, aroma itu emang ajaib sih. Langsung buru-buru ke showroom terdekat, Kak, hehehe...

      Hapus
  5. Memory masa kecil biasanya terekam kuat kalau kita merasakan emosi yang juga kuat. Entah itu sedih, senang, marah, apapun. Dan memang kenangan itu bisa dibangkitkan lagi. Trigger-nya pun macem-macem. Paslah kalau kenangan masa kecilmu soal bermain di pasar malam itu berkesan, jadi muncul lagi waktu seru-seruan di Tons of Real Happiness, Har :D. Karena kenangan (katanya) ga pernah salah. Eaaaaaa ;).

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, Mak. Bernostalgia itu semacam healing, ya, kan.

      Hapus
  6. Asik banget deh kemarin main-main di ToRH, meski agak pusing main bianglala.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, ya, Nes. Maunya sering-sering acara begini di Medan ya, biar makin happy.

      Hapus