Ramuan "Lama" Atau Ambroxol

11/15/2017 11:34:00 AM


Dulu, waktu nenekku masih hidup. Etdahhh, cerita nenekmu melulu! Yaa gimana dong, banyak kejadian-kejadian berkesan saat bersamanya sih. Kita kan gitu ya, semakin dalam satu momen menyentuh hidup kita, itu akan terus menjadi topik yang selalu seru untuk diceritakan kembali atau dibagi ke orang lain, hasekkk *kibas poni*

Aku lanjut cerita nih, ya.

Setiap kali aku sakit, nenek selalu punya cara cepat jitu dan obat ampuh untuk meredakan dan menyembuhkan penyakit-penyakit ringanku, seperti sakit kepala, demam, batuk maupun diare. Yang paling kuingat adalah saat aku batuk dan tenggorokan terasa gatal, nenekku langsung meramu lalu menyodorkan air perasan jeruk nipis yang sudah ditambahkan sedikit kecap manis.

Luckly, tenggorokan lega seketika. Sampai sekarang, ramuan itu masih jadi andalanku kalau tenggorokan mulai terasa gatal dan batuk melanda. Tapi, namanya juga anak milenial yes, aku ngerasa ribet untuk memeras jeruk nipis itu, pengen yang praktis aja.

Sampai satu hari, dikenalkan ke obat batuk yang ampuh, namanya Ambroxol. Salah satu obat yang termasuk kedalam kategori mukolitik, berfungsi mengencerkan dahak. Dahak ini yang bikin gatal tenggorokan kita.
Kemasan Ambroxol dalam botol 60ml. (Sumber: ratuobat.com)
Biasanya akan digunakan untuk mengatasi gangguan pernapasan akibat produk dahak yang berlebihan pada kondisi seperti emfisema (pembengkakan paru-paru) atau bronkiektasis, yang belum dapat disembuhkan.

Dengan menggunakan obat ini, dahak akan lebih encer dan saat batuk akan mudah untuk dikeluarkan dari tenggorokan. Sehingga nantinya bronkus atau pipa saluran pernapasan akan lebih terbuka dan tentunya lebih lega.

Berikut beberapa fakta tentang Ambroxol yang perlu kita perlu kita ketahui, diantaranya yaitu:

1. Dosis
Dosis bagi orang dewasa diberikan sebanyak 30 hingga 120 mg per hari. Dosis yang diberikan akan disesuaikan dengan kondisi pasien, tingkat keparahan, dan juga respon tubuh terhadap obat. Jika pasiennya anak anak maka dosis akan disesuaikan dengan berat badannya.

2. Mengkonsumsi Obat Dengan Benar 
Cara yang benar untuk mengkonsumsi obat ini adalah dengan mengikuti anjuran dokter dan sebelum mengkonsumsinya baca informasi yang tertera pada kemasan. Nantinya kita akan mengetahui waktu yang tepat untuk mengkonsumsi obat ini, apakah saat makan atau setelah makan.
Pastikan antara satu dosis dengan dosis yang berikutnya ada jarak waktu yang cukup. Dan juga usahakan mengkonsumsinya itu pada jam yang sama setiap harinya sehingga efeknya akan maksimal. Jika obat ini lupa dikonsumsi oleh pasien maka sangat disarankan untuk segera melakukannya jika tidak terlalu dekatnya antara jeda dengan jadwal konsumsi yang berikutnya.
Mengkonsumsi obat ini harus sesuai dengan jangka waktu yang telah ditentukan dokter dan sangat disarankan penggunaannya tidak untuk jangka waktu yang lama.

3. Interaksi Obat
Penggunaan obat ini dapat meningkatkan konsentrasi antibiotik di dalam jaringan paru-paru jika dikonsumsi bersamaan dengan berbagai antibiotik, seperti cefuroxime, amoxicillin, doxycycline, dan erythromycin. Dan juga sangat tidak disarankan menggunakan obat ini bersamaan dengan obat penekan refleks batuk.

4. Kenali Efek Samping Dan Bahaya Obat
Penggunaan obat ini terkadang akan menyebabkan efek samping berupa gangguan pada sistem pencernaan seperti rasa mual, muntah, dan juga nyeri ulu hati. Tetapi efek samping yang ditimbulkannya ini tergolong ringan.

Itulah beberapa fakta tentang Ambroxol yang perlu kita diketahui. Bagi wanita hamil dan menyusui jika akan mengkonsumsi obat ini maka sesuaikan dengan anjuran dokter. Tetapi jika usia kehamilan masih duabelas minggu pertama maka tidak disarankan untuk mengkonsumsi obat ini.

Tuh kan, jadi gak perlu ribet lagi memeras jeruk nipis. Tapi tentunya, resep dari orang-orang tua dahulu lebih alami dan aman.

Maafkan cucumu yang gak mau ribet ini, Nek. *sungkem*

You Might Also Like

0 komentar